Lulu 's posts with tag: dedication

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag dedication
ReviewReviewReviewReviewKrakatoa ( Mt. Krakatau): The Last DaysJun 8, '08 12:30 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Documentary
Last night, Euro 2008 began. I was expecting the complete show of the opening ceremony, but it turned out to be only 20 minutes shown on TV. While I was waiting for the first match to begin ( I am not much into football, I watch it when I want to) I switched the channel and watch this movie.


I was wondering what kind of movie it was, yet I found the word "Krakatoa" when a map was shown in the movie, then I know it was a movie about "The Eruption of Krakatao ( now it is spelled "Krakatau"- the most active volcano still if I am not mistaken). This docudrama is indeed great. Apart from the fact that it was such a terrible moment that I am sure it will never be forgotten by many, the special effect is quite good.

The massive explosion,which could be heard 3,000 miles from Krakatau and killed almost 36,000 people is described clearly in the movie. The scenes of the hot ash covered the island, the tidal wave and the eruption itself are able to get you the idea of how massive the explosion was.

May all the people died in the Krakatau Tragedy ( 1883) find peace. And those who try to document this event be blessed by happiness and health. Amin

This docudrama was produced by BBC in 2006.

Here are some comments on the movie ( taken from http://imdb.com):

1. A fact-based account of the 1883 eruption of Krakatoa in the Sunda Strait near Java, an Indonesian island. The eruption and its effects (including tsunamis and a super-hot ash cloud) took over 36,000 lives. The story follows several characters throughout the ordeal, including a Dutch official, his family, and his native clerk; a ship captain, his passengers and crew; a lighthouse keeper and his family; and a Dutch scientist in Indonesia to study the regions volcanoes. Included are narrations from diaries and journals of the survivors. The special effects are pretty good for a film of its kind, and unlike most made-for-TV fare, this docudrama actually has some good acting.

2. This is an excellent account of the events surrounding the eruption of the volcano at Krakatoa and the devastation that followed. Taken from the diaries of survivors it demonstrates the strength of the human spirit and the instinct for survival when this destructive force of nature is unleashed upon them. There are so many poignant moments - the bravery of the ship's captain as he battled the tsunami, the mother who thought she had reached safety only to suffer a cruel blow in the aftermath of the tragedy and the woman who left her home to look for her dog - a decision which saved her life.Great acting, special effects and direction - unmissable


3. The lighthouse featured in this gets destroyed by a huge tidal wave and we see how a ship copes on the rough seas. Luckily, all survive.The special effects in this are fantastic, especially the scenes where Krakatoa is erupting.

For another version of this disaster, I recommend 1969's Krakatoa, East of Java with Maximilian Schell and Diane Baker.

http://www.imdb.com/title/tt0791318/usercomments

http://en.wikipedia.org/wiki/Krakatau

Lu2Ar




Live performance on RCTI Result & Reunion Show Indonesian Idol 2007 - Delon & Gita Gutawa.

http://luluone.multiply.com/reviews/item/63

Am I falling in love? Come on! If I put something about "Love" does not always mean I am falling in love, well I am falling in love everyday. If I put something about sad things, do you think I am sad? not necessarily! I just love this song, and would like to share it to the world; this is for you! I don't know what you think of the song ( or the singers), but I hope you do enjoy it as much as I do. I have this song on my computer, YAY. Okay, folks! By the way, if you like this song and would like to have it, tell me, I'll send it to you ( hope my computer won't act up again.). I leave you with today's theme song "Your Love ( Fly High)". Take care

"wherever you may go, thank you for your love, forever"

Lu2Ar


Import.flv (11.4 MB)

Blog EntryKebangkitan Nasional 100 TahunMay 20, '08 10:12 AM
for everyone

100 tahun kebangkitan nasional Indonesia

Dimulai dari Dr. Soetomo dan mahasiswa STOVIA di Jakarta, semua berawal

20 mei 1908

20 mei 2008

Masa kita sekarang lupa?

Ayo Kita bisa!

Dulu kita semangat, sekarang kita pun juga harus

Jangan luntur!

Indonesia bisa

 

Lu2Ar


Category:Music
Genre: Opera & Vocal
Artist:Aluna Sagita Gutawa
Salut! Salut! I have always been amazed by her voice; excellent soprano! I am not saying she is the only one who gets the kind of voice, yet she is the best soprano in Indonesia so far. Recently, she has won the grandprize on INCSF or International Nile Children Song Festival in Cairo. Having sung the English song written by Indonesians - To be the One,which talks about peace and friendship to the world, has brought Gita become the first winner ( in teenager category -14-19 years old) against 17 singers from different parts of the world. I have heard the song on TV, and it was sung beautifully by her.
Not only is she good at singing but also at her studying at school; she has been the best in her class since elementary to junior high school- grade 9. I'd say she is a young talented artist. This is just my small appreciation of her. Congratulations Gita
Lu2Ar

http://www.indocairo.org/en/index.php?mod=article&cat=indo&article=411


Tiga pertanyaan penting yang jawabannya bisa bervariasi.....

1. Apa yang paling besar?

2. Apa yang paling tajam?

3. Apa yang paling berat?

 

Mungking yang paling besar adalah Jupiter?

Mungkin yang paling besar adalah Ego?

tapi yang jelas yang paling besar adalah Hawa Nafsu...

nafsu sombong, nafsu harta, nafsu lain2 lah isi sendiri

Sedangkan yang paling tajam?

Pisaukah? jarum mungkin? atau mungkin pedang samurai yang digunakan dalam harakiri?

Tapi yang jelas yang paling tajam adalah Lidah..

lidah tak bertulang, pedas, bisa berkata hal-hal yang amat sangat menyakitkan

Yang paling berat? hmm mungkin kapal Titanic? atau mungkin ujian?

Yang jelas yang paling berat adalah Amanah

memegang amanah dari seseorang, memegang janji, pengabdian...

- dipost untuk dibagi-

semoga kita bisa terus merendahkan hati, menjaga hati dan lidah, dan menjaga amanah dengan baik

Lu2Ar

 


Blog EntryNostalGila Masa Trimurti Dec 7, '07 9:14 AM
for everyone

Assalamualakum, salam sejahtera....

Sebenarnya saya sudah niat posting ini luaamaa buangeti, tapi kala itu, koneksinya "hancur lebur" jadi misi postingan gagal. PR 2008 yang lagi booming like flowers bloom ini mengingatkan saya akan guru2 saya waktu TK sampai SMA... lho kok kuliah gak dimasukan? soalnya waktu kuliah saya cuma mikirin thesis thesis dan thesis beside, status mereka pengajar ( ya cuma ngajar aja) tapi kalu jenjang bawah adalah pendidik ( mengajar dan mendidik terutama perilaku kita.) Ini tentang guru2 yang saya anggap well they left such great memories in my mind...Plus, saya tuh orangnya suka nulis apa aja kalu lagi mood, hehe.

TK

Ibu Endah - Cuantik, and seksi

Yah, kecil2 dah tahu seksi! anyway, she was such a friendly teacher that I felt comfortable with her. Waktu beliau menikah saya diundang and do you know what? she took jasmine on her hair and gave it to me. Aku simpan berhari2 tuh bunga sampe layu dan hilang baunya, I guess it was the first time I smelt jasmine, I was still 5 back then.

SD ( dari 3 SD yang berbeda, saya dulu pindah2 dari Semarang, Bogor ( dua tempat berbeda) )

SD di Semarang SD lamper kidul

1. Ibu Kiswati

Galak! at least sama saya aja; dulu pernah kejadian teman gendut saya gangguin saya ya singkat cerita ibu Kiswati yang tahu saya di gangguin saya didiamin aja. Ya sut lah! saya sedih juga sih tapi untung saya cuma sebulan di SD lamper kidul karena harus pindah ke SD Pedurungan Semarang, cuma disini saya nggak terlalu lama cuma setahun trus pindah ke kota yang dingin, kota BOGOR

SD di Bogor ( SD Sukadamai- Perumahan Budi Agung)

1. Pak Sam - beliau guru olahraga sekaligus pemandu pramuka. SD saya ini lokasi TEPAT sekali didepan rumah saya, jadi enak banget saya; kalau jam istirahat saya selalu pulang dan liat TV ( breaking timenya 15 menit kalu ada olahraga 30 menit ( bisa mandi dulu kadang2 diriumah), Sore itu, puannas sekali dan saya rada males ikutan Pramuka kenaikan tingkat dari Siaga ke Penggalang. Nah saya kan suka intip2 dari jendela, padahal riben lho jendelanya! alias gelap tapi kali saya pas nongolnya salah entah gimana Pak Sam liat saya trus langsung deh tunjuk2 tangan seolah bilang " hayo Lu, keluar!!" hehe tapi saya sembunyi soalnya Pak Sam ini datang kerumah. "Ma, bilang saya nggak enak badan" begitu pesan saya pada mama. Akhirnya saya berhasil jadi anak "bandel" alias bolos Pramuka!

Pak Sam juga nggojlok ( mengerjai) saya habis2an. "Baik sekarang silahkan kalian ikuti peta dan tulis 10 hal menarik yang kamu jumpai." ya udah saya dan the group sedap malam berkelana, dan akhirnya waktu berkumpul membacakan 10 hal menarik didepan teman2, Pak Sam ambil kertas saya dan dibaca keras2 "Ada kotoran anjing disebelah saya." semua pada ketawa!! trus Pak Sam panggil saya, "Masa sih Lu, kamu nggak ngarang?" dalam hati saya "wah bener kok emang ada yang bau2 deket saya waktu saya mau cari 10 hal yang menarik."

2. Ibu Anna - Wali kelas

Ibu Anna ini buaek sekali sama saya; gambar saya sering dipajang ditembok sebelah tempat duduknya. Ternyata dunia itu kecil ya; Orang tua ibu Anna kenal sama nenek kakek saya! oh alah bu! Anaknya yang namanya Lisa sering main kerumah kalu istirahat sering tidur2an dirumah saya juga.

hehe kalu SMP terus terang saya biasa aja,

SMP

1. Pak Barudi - Bahasa Jawa

wuaaaah sereeeeem!!! nek ra iso aksoro Jowo, mati kowe! ( kalu nggak bisa aksara jawa, tamat riwayat deh!!) saya waktu itu kelas dua SMP 9 SUrabaya, nah saya itu baru pindah dari Pontianak, Kalimantan Barat, logat aja masih kecampur Melayu, trus ada pelajaran jawa yang cuma setahun saya pelajari, ya Lupa!! nah waktu beliau selalu anak disuruh maju satu persatu tulis aksoro Jowo , pas kebagian saya "Kling Kling" wow I was saved by the bell!! itu nggak cuma sekali tapi berkali-kali, heheh lucky me!!

SMA

1. Pak Gultom - Fisika dan Batak

He never smiled! tapi bener itu, beliau mahal banget senyumnya. Kalau mengajar selalu tegang meskipun jelas juga sih ngajarnya. Yang khas tentang beliau adalah cara marahnya;

Pak Gultom " Andy maju, kerjakan nomer1"

Si Andy tidak bisa, terus pak Gultom bilang " Kucingpun tahu itu, masak soal begitu tidak bisa." atau "Tembokpun tahu itu." Ulangan anak2 selalu dibagikan dengan cara menghamburkannya kelantai sambil terus bilang "Kamu mau jadi apa?? kucingpun tahu itu soal begitu. Masak kucing lebih pintar," sebenarnya lucu juga sih tapi mana ada yang berani ha ha hi hi. Untung2 saya nggak pernah disuruh maju!!

2. Pak Mardi - Karawitan

Dulu di SMU Trimurti, surabaya, sampai sekarang ada dua pilihan untuk kesenian : tari or karawitan. Singkat cerita, saya pilih Karawitan ( seni bermain gamelan). Beliau juga nggak pernah senyum, entah kenapa ya. Kalau kita buat salah beliau selalu bilang "Kamu ! asal nabuh, kamu tahu gamelan itu buatnya pake puasa kamu seeenaknya." atau kalu nggak waktu kita main lagu "Landrang Kebo Giro" ( lagu temanten - pengantin) dan pas ada yang slendro alias salah notenya, beliau langsung gebrak papan tulis dan lempar kapur kearah anak yang salah. Sebenarnya saya hampir dimarahi waktu saya main kenong ( kalu nggal salah) tapi kali wajah saya melow ya, hehe beliau nggak bilang apa2, jadi supaya nggak kena marah, begitu jam kesenian berbunyi saya langsung lari keruang karawitan dan mengambil penabuh saron / peking ( dua gamelan yang puaaaaling gampang.)

3. Pak Sadomdjo _ Guru PPKN
Nah yang ini lain! beliau si SH - Sarjana Hukum, murah senyum, tapi sangat tegas; gini nih cara beliau bilang ke kita2

"Anak, harus bisa mengamalkan Mars Trimurti ( cakap, rajin dan bertanggung jawab) "

"Anak, harus menghargai sejarah"

dan kalu ulangan beliau langsung model mencongak alias ditulis jawabannya saja dan itu cepat sekali, nggak ada waktu banyak untuk mikir! Biasanya beliau suka membahas hal2 yang lagi in, berita terkini. "Letakkan pensilnya" ini berarti ulangan harus segera dikumpulkan dari belakang "Letakkan pensilnya!!" kedua kali kalu ada anak yang masih menulis, langsung bilang "Nak, nak kamu, ya kamu, coret nomer terakhir!!" wwaaah mampus deh!

4. Ibu Isti- Matematika

Guru yang sangat perhatian sama saya. Kalau sedang marah, dan saat anak tidak bisa menjawab soal2 Math, dia biasanya akan menarik tali BH dari belakang kalu yg mengerjakan cewek dan selalu bilang "Kamu SMA mbenjeng ya mosok soal begitu nggak bisa?" ( SMA mbenjeng - SMA pinggiran). Saya sering dipangill kedepan tapi bukan buat ngerjakan soal, melainkan diajak omong2 singkat cerita beliau tahu saya sakit dari dulu, dan saya surprise beliau ternyata mencarikan saya dokter, diluar kelas beliau dan saya kadang2 bercakap2 tentang saya dan dia, tapi tetep lah nilai math saya jelek diraport! hehehe I was not expecting it to be better either.

5. Ibu Hadi - Kimia

Sukanya cubit dekat ketiak kalu nggak bisa. Brother saya dulu jago kimia, hehe saya yang dong dong dong kalu sudah soal hitung menghitung! otak IPS sih saya, nah kalu saya disuruh maju pasti bilang begini "hayo, Lu, masnya aja bisa, adiknya masak soal begitu nggak bisa." dalam hati ya gak bisa disamakan dong bu. Tapi cara beliau mencubit dekat ketiak bukan kekerasan fisik, buktinya anak2 merasa "senang" aja dan itu yg membekas di hati mereka sampe sekarang.

6. Ibu Har _ Ekonomi

"Pake baju kok pateng pecotot" - Pake baju kok ketat sampe kelihatan seperti lemper yang nggak jadi. kalu ada anak khusunya perempuan yang baju SMAnya ketat banget rok mini gitu deh, langsung bilang begitu!

7. Pak Usmani Haryono - Sociology dan Anthropology - wali kelas saya dulu

"Lu, kamu yang dulu di 10 november kan?" 10 november itu adalah kursusan LBB di Surabaya, waktu saya SMP saya ikutan LBB 10 november, trus kelas 2 SMA, saya diajar pak Usman, Sontak saya kaget, "Iya, pak, lho kook tahu?", "Iya saya pernah liat kamu dulu." waaah kaget, saya kok merasa nggak pernah ketemu pak Usman ya, tapi beliau ternyata ingat saya, hehe GR juga sih, mana ganteng dan muda  lagi orangnya:D.

yang terakhir yang berkesan adalah ...

8. Pak ... hmm lupa .. tapi biasa kita panggil Mr. Help ( baca - helep) tahu nggak kenapa dibaca begitu? padahal kan harusnya satu suku kata saja.. gini nih, beliau ini selalu bilang " Please, help ( baca : helep) me erase the board!" dan setiap pelajaran Inggris, selalu saya yang disurh maju " Please, help ( baca : helep) Lu..." mungkin udah sebelum saya masuk ya, beliau dipanggil Mr. Help ( baca: Helep)

Nah ya udah deh, Nostalgilanya sampe disini dulu....

Lu2Ar

 


EventRek Besok Hari Pahlawan Lho!!Nov 9, '07 12:08 AM
for everyone
Start:     Nov 10, '07 01:00a
End:     Nov 10, '07 02:00a
Location:     here there everywhere = Indonesia merdeka
Tanggal 10 November hari Pahlawan!!
Tanggal 10 November hari Pahlawan!!

Murid saya bertanya apa pentingnya belajar sejarah - nggak penting sepertinya ( saya bukan guru sejarah sebenarnya agak geram juga)

Kemudia saya jawab " Dengan sejarah kamu akan memiliki sense of belonging akan merasa memiliki Indonesia dan merasa terpanggil untuk menyelamatkan Indonesia ( misal menyelamatkan nama Indonesia ). Dengan belajar sejarah, kamu akan merasa menjadi bagian dari warga negara dan dengan sejarah, kamu bisa belajar untuk menjadi yang lebih baik."

Pernah lagi saya bertanya tentang apa yang akan mereka lakukan di Hari Kartini, jawabnya "Kapan ya Hari kartini?" - "OH My! bagaimana ini?" ( pikir saya dalam hati)

Upacara bendera tidak lagi ada hanya pada 17 Agustus saja- itu disebagian sekolah. Bagaimana mereka akan bisa menghargai bendera Indonesia dan yang paling penting nih memiliki sense of belonging - rasa kecintaan yang dalam, jika Upacara Bendera hanya setahun sekali?

Yang buat saya bangga adalah; pada saat saya berkendara di jalan raya, banyak sekali mobil dan motor yang menempelkan stiker bendera Indonesia atau menempelkan gantungan bendera Indonesia pada mobil2 mereka. Tidak mengerti sejarah? nggak pa pa yang penting sense of belonging itu ada, baik lagi kalo ditunjukan. Salut buat mereka

Pernah saya bilang begini "WIh keren dimana ya mereka beli bendera mini Indonesia? ( bendera yg bisa buat hiasan - saya belum menemukan sampe sekarang)" terus kommentar seseorang "Ih masak dikasih bendera" entah serius atau nggak saya cuma tersenyum simpul dan mengomtari dengan bercanda.


Perjuangan arek2 Suroboyo memperjuangan kemerdekaan Indonesia.
Ayo deh tundukan kepala barang semenit aja- doain mereka yang udah kasih kita segala fasilitas ini.
kalaupun Anda di luar negeri dan menikmati fasilitas luar negeri yang mungkin 100 persen lebih baik dari kita, setidaknya Anda pernah tinggal di Indonesia,dan setidaknya "sense of belonging" itu masih ada, so nggak ada salahnya kan barang semenit aja doain buat para pahlawan kita tanggal 10 November jam 10 pagi waktu Indonesia, okay? thanks ya
"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya." ( Bung Karno, kalo nggak salah ya)
Lu2Ar
MERDEKA !!


Blog Entry"Perang" Budaya - Cultural "Fight"Oct 20, '07 4:37 AM
for everyone


Dedicated to my country!

Have you ever watched shadow puppet? ( wayang kulit) rod puppets ? ( wayang Golek) or wayang wong (wayang performed by human being)? What do you think? boring? interesting?old-fashioned? or how?.

Wayang is an Indonesian term of theatre.UNESCO designated Wayang Kulit, a shadow puppet theater and the best known of the Indonesian wayang, as a Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity on 7 November 2003.

Wayang kulit performances are usually accompanied by gamelan, a set of Javanese instruments. The puppets used in wayang kulit themselves are played by a person called "dalang". This "dalang" plays important role in the show. When "dalang" begins to perform the show, he has already arranged the puppets based on the stories drawn from the Ramayana and Mahabharata, so that the "dalang" does not need to bother himself choosing which puppet(s) come next on the cotton screen cast in oil lamp * note : nowadays, they do not use oil lamps for the lights, yet they use more modern colored lights and other innovations.* The way "dalang" tells stories in Wayang kulit  is actually not that serious nowadays, I happened to watch the show on TV even only a little bit, yet the show was funny sometimes. If the story tells about fighting between two characters, the "dalang" does some acrobatic things to the puppet(s) telling the audiences that the puppets were fighting.

Sometimes ago, I watched a show on TV, and it was about an Australian man who decided to become "dalang" and changed the name become "Ki Gaura Mancacaritadipura.". He has lived in Indonesia for 30 years, and has held an Indonesian citizenship for more than 30 years. Ki Gaura has performed Wayang Kulit shows many times. Having colaborated with Ki Manteb Sudharsono, a senior "dalang" of wayang kulit in Indonesia, Ki Gaura now becomes one of the most "dalang"s of wayang kulit in Indonesia. "note; "Ki" is the term used for "dalang" wayang kulit who has been perfoming wayang kulit for some times and has ever performed a 24-hour-non-stop show of Wayang Kulit. ( pertunjukan wayang semalam suntuk)". As it has been mentioned above, Javanese Gamelan accompanies the show of wayang kulit, and in the show there are also numbers of women singers called "sinden" who dress up in Javanese attire. Again, we should be proud and perhaps learn to be like Elizabeth Karen Sekararum, a woman born in the USA and now has been one of the most famous sinden. She speaks perfect Javanese and her Javanese accent is totally clear. Colaborating with Ki Gaura, Elizabeth Karen Sekararum has done many performances. " It is the sitting of "sila" that I like the most when becoming Sinden." she says.

In the show I watched, there was also the most famous person ( I am not sure how he is called in East Java). He is originally from West Java, where Wayang Golek - Rod puppets is a popular puppetry show. Asep Sunandar Sunarya has performed many rod puppets show. Rod puppets and Shadow puppets are easy to differentiate. I ever watched his performance and his performances are always funny. What happens if both rod puppets and shadow puppets perform together?? It becomes such a hillarious show ( to those who understand either Sundanese or Javanese or both of the tribal languages.) Of course, the colaboration does not exist in a real life which means that there has never been a real show of puppet that combines between two different kinds of puppets. This only is possible to happen in a talk show!.

Note for my Indonesian friends;

mereka saja mau lho bela-belain jadi dalang dan sinden.Melestarikan budaya kita, terkadang banyak dari kita yang lupa dan tidak tahu budaya sendiri. Nggak harus jadi sinden dan dalang sih, saya juga nggak bisa kalo jadi sinden, tapi yang penting setidaknya kita tahu tentang,misalnya wayang, kalau misal Anda dari Jawa (Barat, Timur, Tengah) Kalau dari daerah lain gimana? nggak ada wayang kan? jangan2 ada cuma kita yang di Jawa aja nggak tahu? hayo? ya monggo diperkenalkan budayanya ya,  yok silahkan introduce your tribes!! supaya yang lain kita semua bisa saling belajar. Ayo Rek!!!

Some snapshots!!!

 

Ki Gaura "colaborated" with Asep Sunarya.

 Ki Manteb and Asep

 

 

 

References:

http://en.wikipedia.org/wiki/Wayang

http://en.wikipedia.org/wiki/Gamelan

http://minyos.its.rmit.edu.au/%7Edwa/WayangKulit.html

http://www.yogyes.com/en/yogyakarta-cultural-performance/wayang-kulit-show/

Lu2Ar


Blog EntrySambirejo VillageAug 23, '07 1:22 AM
for everyone
 


Perhaps, only few who know that this temple DOES exist. It is located up the hill of Jogja. We felt lucky that we managed to visit


this temple. Thank you so very much to my cousin who showed this temple to us.

The "unknown" temple is located in Sambirejo Village. That's why we call the temple Sambirejo temple. There are many temples in this village, and we only visited some. II call it "unknown" as it is not mentioned in the travel-guide book from www.lonelyplanet.com Indonesian version. (the book is popular among tourists who want to explore Indonesia.)

When we went there, a villager came to us and asked us to fill the "guestbook". Having read the guestboook, I was a bit surprised knowing that there have been quite many visitors ever visited this temple, but mostly they are from abroad. I guess they are some hikers as the location of the temple is really up the hill, so I can understand that sometimes people feel lazy to visit this temple.

Iinside the temple, you can see a water-fountain look alike thing, perhaps thousands years ago, people in the era used it to gather some water. According to many people and my cousin too, people in the era used yolk to join one stone to another stone. Phew! that must have been a lot of work. What kind of technology they used? nobody knows. I'd say "simple" technolog in my era, yet "modern" in their time.

Overall, the temple is in a quite good condition. The surrounding seems to be well maintained. Looking Jogja city in the temple is possible and it gives you an amazing view of Jogja city.

I am not sure whether Kesultanan- Hamengkubuwono knows this temple, perhaps he does. There are many unknown temples in Jogja. I'd say that Jogja is called a thousand-temple city as there are many temples can be found here in Jogja. Have you ever wondered how they managed to build such strong temples??

Should you neeed any information about how to get to this temple. PM me!

Lu2Ar


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help