Lulu 's posts with tag: ekpresi

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag ekpresi
Blog EntryPoetry Wednesday : Sunset SecretJun 18, '08 12:53 AM
for everyone
Time to stimulate my brain with words through poetry Wednesday. Today, let me share you one of my poems ( phew this is my "first" poem I wrote since I wrote the last poem six months ago, I know, I know; it's been so long.) I willl drop by to yours as soon as I get the time; as my ISP seems to have been having some problems, and that cause me to fail to browse some sites ( multiply is one of them).

Sunset Secret

Sunset, sunset
What would you tell to the world?
Sunset and the unspoken words within
Are you being secretive?
How could you possibly console restless mind?

Sunset, oh my dear sunset
On the medium-speed train when my  eyes were deceived,
By an excellent figure, gleaming eyes of someone.
Then I found rapture in his ordinary words
Having been drawn into your comforting tone of voice

Sunset exudes boundless love
You let me watch the days pass by,
YOu let me relive sublime moments,
Forgetting the crowd around
Then you and I were mesmeric.

What a beauty you possess!
Had my eyes been deceived once more?
or was it my mind reliving moments?
Perhaps,  my heart was then planted by hopes

Sunset, my beautiful sphere!
Never has your beauty deceived me
Neither have the  gleaming eyes, which were close to mine.
For it was I who was on a joyful state of mind planted by hopes,
All by myself

June 15th, 2008 - reliving moments
Lu2Ar

http://sanssouciblogs.multiply.com/journal/item/394/257

Now that you have read mine, I express my heartfelt appreciation to all people and my friends all around the globe.

Di Bawah Sinar Bulan Purnama - The Piano playing

Blog EntryPoetry Wednesday - A Sweet LullabyJun 5, '08 3:10 AM
for everyone

A Sweet Lullaby

 

 

Sleep tight,

Then I will come,

Throw your worries away,

Then celebrate the calm night,

When your mind is ready to make some trips

To free lands that full of hopes and loves

Sleep tight,

Shall we pray

Then you’ll find

How peaceful it will be tonight

See you in the morning

When sunrise smiles to you and me

 

Lu2Ar - somewhen in 2006

 

"A Sweet Lullaby" is my old poem collection, I just realized that I haven't tried to write any new poems lately. For the next poetry Wednesday, I plan on sharing one of my favorite poems written by a poet whom I am sure you know. My poem above is inspired by mornings and nights that always come in our life. Then we feel " oh time goes so fast". A year could be like just a few months, three years could be just like a year. When I wrote this poem, I remember it was such a calm night with the full moon outside. Have a great day! As always when blogging, I leave you with today's theme song. I chose a song, which I am sure you know this, are you ready to sing along with me while reading poems ) not necessarily my poem, but others as well._

 

" The colors of the rainbow so pretty in the sky, ... I see friends shaking hands, say "how do you do" they're really saying " I love you". "

 

Much Love

Lu2Ar

 

Want to share your poem? Join Peotry Wednesday hosted by Sue ( Thanks Sue)

 

Image and video hosting by TinyPicSue's Poetry Wednesday

 

 


Blog EntryIs It Only You?Apr 16, '08 2:25 AM
for everyone

IS IT ONLY YOU?

Oh, what a bore

a room with no door

surrounded by white wall

There isn't even any sunflower

Oh what a bore

a room with no music

Soul music that touches your thoughts

Indeed it is such a bore

For you are there, yet not your soul

For you are there, yet your  mind's captured

Being captured by your ego and selfishness

What a bore

If life means only YOU AND YOU and nothing more

Lu2Ar

April 16th, 2008

It's been sometimes since I wrote poems here. All of sudden, I found an inspiration, then I decided to save it on my poetry writing. I guess I want to try to write more, we'll see

Have a nice day everyone!!

 

http://luluone.multiply.com/reviews/item/40     - My poetry book I published online July 2007, I will be thankful if you give your time to check, thank you

 


Blog EntryMatematika VS MenulisMar 9, '08 3:42 AM
for everyone

Secangkir kopi hangat menemani saya saat langit begitu gelap dan mungkin sebentar lagi akan hujan. Tangan saya tidak bisa berhenti dari permainan keyboard yang setiap kali saya tekan berbunyi. Pikiran saya tidak mau berhenti untuk memahami apa-apa yang sudah saya lalui. Jika saya tinggal di kutub utara mungkin sudah ribuan lembar yang mengabadikan apa-apa yang saya lalui. Ya rahasia adalah rahasia artinya terkadang saya membuka diri dan terkadang tidak.

Menulis adalah hidup saya, jiwa saya ada disana. Tidak membutuhkan IQ Einsteein untuk menulis. Tergantung dari segi apa Anda mau menulis. Bagi saya menulis tentang cicak cicak di dinding bisa membawa saya ke alam yang berbeda; alam kreativitas dan permainan kata. Seperti Matematika dan Anda bermain angka. Menulis adalah permainan kata, penyembunyian rasa, pembebasan kreativitas. Menulis adalah luapan perasaan dan pemikiran. Karena saya tidak bisa bermatematika, saya kini bermain kata; ternyata asik juga.

Bayangkan, jika seluruh orang di dunia enggan menulis tidak pernah ada yang kita sebut koran, tidak pernah ada yang kita sebut homepages dan situs-situs, tidak pernah ada e-mails, surat menyurat, kolom humor dan ini bikin stress pasti. Saya enggan menulis saat terhimpit tugas dan terbebani kewajiban. Ada sederetan etika dimana sang penulis harus mentaati ya secara pribadi sadar lah; tidak ada SARA.

Ya menulis adalah suatu bentuk permainan; permainan kata, rasa, logika yang mendasarkan pada etika-etika yang sarat dengan penghormatan pada sesama manusia dan alam semesta.

Lu2Ar

 

 


Blog EntryPicture Perfect - Shadow ( Another Love I Found)Feb 21, '08 11:37 PM
for everyone

Taken when I was in Jogja, the unforgetable city. It was taken in the very top temple of Borobudur. What is so special of this photo? Definitely, it was not taken by a profesional kind of camera, yet I sense a great feeling every time I look at the photo; I feel like being there in Jogja- Central Java. I always miss Jogja that is for sure. So, I dedicate this photo to Jogja, and those who have been there and fallen in love instantly with it and the people.

It was hot and dry

Having fought against my thirst

Yet, my soul was calm

As I was there

It was hot and dry and full

Those smiled I noticed

Those faces I remembered

You are another love I have found

Enjoy

Lu2Ar

In  participating http://fotofriday.multiply.com


Blog EntryMalam PertamaJan 25, '08 1:20 PM
for everyone

MALAM PERTAMA

 Lu2Ar dalam kumpulan cerpen versi Indonesia

Diinspirasi oleh sang Pujangga Kahlil Gibran dalam guratan syair-syair Nyanyian Bunga

 

 

 

Keajaiban malam menyapa para penghuni dunia yang terbuai nyanyian alam yang syair-syairnya sanggup meredam remuk redam kekesalan anak manusia. Ketika anak manusia mengatakan alam terlelap saat malam, tahukah kau bahwa alam bernyanyi, menangis, tersenyum dan berpesta. Tidakkah kau lihat sang bulan menggantung di kubah raksasa yang tiada batas milik yang Maha Kaya? Yang dengan sinarnya, disampaikan pesan-pesan cinta, energi ketenangan sebagai terapi jiwa yang merindukan cinta. Tidakkah kau rasakan kehadiran sang Bintang berserakan disekitar cahaya dunia? Yang dengan kerlipnya disampaikan amanat alam untuk kau jaga dan nikmati. Disana ada terapi jiwa yang telah terkoyak oleh duri dunia yang berkamulflase begitu indahnya. Sang Angin mempersembahkan lagu merdunya yang syair-syairnya menyerap hingga ke jiwa, yang melodinya membawa manusia terbang ke alam penuh cinta. Yang dengan sentuhan malamnya memberimu setitik harapan difajar yang segera bersaing dengan malam.

 

Tidakkah kau dengar suara binatang malam yang mungkin sedang menyulam harapan bersama mereka yang tercinta? Yang mungkin berkata

“Bagaimana harimu?” atau

“siapkah kau merajut cinta esok hari?” mungkin juga

“tegakkan kepala, siapkan kaki2mu untuk lari dari kejaran manusia jahanam, kita akan menjadi santapan esok hari, terhidang di meja lengkap dengan sambal terasi yang baunya membuat aku pusing kepala.” Mungkin kau juga mendengar nada ketulusan dari binatang malam memberimu cinta

AKu akan mati besok pagi, namun aku beri cinta karena aku hidup ditubuh manusia, sungguh manusia makluk yang lemah, dan aku siap besok pagi.”

 

Diujung sana, dekat dengan gerbang kemewahan yang bertahtakan gelak tawa, gelas-gelas rapuh membawa sang anggur menunggu sang manusia meneguknya,  manusia manusia berpesta, tertawa dan menari mengikuti alunan musik gubahan manusia yang terkadang indah dan terkadang memekakkan gendang telinga. Liukan tubuh-tubuh seksi yang menggoda iman terhampar luas disetiap pandangan. Tatapan-tatapan keturuan Adam dan Hawa bersaing merebut cinta yang mungkin abadi atau kenikmatan hasrat sesaat. Baju-baju dunia berbalut ratusan uang kertas terpampang, dibawa oleh sang model meliuk kesana kemari mencari kedamaian dunia. Tidakkah kau dengar mereka menyulam kata dalam beragam bahasa ?

“ Malam panjang, dunia milikku.” Atau mungkin

“Aku sepi, sendiri, sunyi, namun disini aku bersama sang jati diri; menari dan menari, mungkin aku temukan cinta abadi.”

Atau ini yang kau dengar “Inilah aku, sang manusia dengan baju kemewahan dan kesenangan. Inilah duniaku saat penatku menghantui.”

 

Terpisah gerbang kemewahan dengan cahaya berwarna-warni, sang manusia mungil dengan tatapan murni dan jemari yang bersih menyatu dengan alam untuk pertama kali. Lantunan pujian cinta pada alam dan Sang Pemilik kubah raksasa tanpa batas mengalun pelan dan syahdu. Tangan-tangan kasar yang tercemar menyentuh sang manusia mungil meniupkan harapan baru, menyematkan ucapan cinta pada kening danjemarinya. Untuk pertama kali sang manusia mungil tersenyum, untuk pertama kali sang manusia mungil menari kecil dan untuk pertama kali sang manusia kecil merasakan sang Angin. Tidakkah kau dengar manusia menyulam kata-kata dalam balutan bahasa sang pujangga ?

“Lihat senyum itu, ada cinta ibu disana dan lihat mata itu ada ayah disana.” Atau

“biarkan sang alam menuntunmu pada kehidupan yang sebenarnya kau mau, jagalah jiwanya dari kamulflase keindahan dunia.”

Dan kemudian sang tangan-tangan kasar pulang kembali kerumah bersama mereka yang tercinta, menghilang dalam dekapan malam yang semakin menghujam.

Cerita malam menyapa alam dengan cerita sang anak-anak malang yang merebahkan tubuhnya pada alas kasar yang basah oleh sang hujan yang datang tak terduga. Tidakkan kau dengar mereka menyulam kata dalam balutan dingin yang teramat sangat ? “bagaimanakah sang kaya merebahkan tubuhnya dengan alas permadani bagai di surga, ibu?” atau mereka membisikan pada alam dahaga-dahaga mereka “ Terbiasa aku beralaskan permadani alam, tersirat dalam benakku permadani warna warni yang memelukku dalam balutan hangat sang selimut malam. Jika waktu itu datang, setidaknya aku akan bermimpi menuju kesana.”

 

Cerita malam menorehkan keajaiban pada manusia terbaring lemah diruang dengan dinding putih membosankan. Ruang yang meneriakkan kata-kata yang sama

“Kamu ayo minum obat itu.” Wajah-wajah senyum palsu yang mencoba mengirim pesan kedamaian jiwa. Tidakkah kau dengar mereka memberimu air mata melalui bahasa yang tak terungkapkan oleh kata-kata? Tidakkah kau dengar mereka membisikan pada alam malam dan bertanya

“tahukah kau rasanya terbaring lemah?”,

“Tahukah kau rasanya menghadapi sang maut dengan wajah-wajah yang berbeda menjemputnya mungkin sebelum sang fajar tiba?”,

“Tahukah kau rasanya menyambut sang fajar dengan senyuman bahagia karena sang maut berhasil pergi ?”

 

“Ibu, Ayah, sang alam memberi cerita pada malam pertamaku. Alam malam bercerita padaku melalui sang Angin yang menyentuhku pada malam pertamaku. Dia bercerita tentang binatang malam, manusia-manusia yang tampak seperti raksasa bagiku, manusia-manusia mungil seperti aku yang terbaring dalam balutan dingin sang Angin dijalan sana. Sang malam bercerita tentang duka dan suka manusia dan aku mengenal air mata di malam pertamaku. Dan sang Angin memperkenalkan aku pada sang Pemilik Kubah Raksasa tanpa batas melalui sinar dunianya yang terangnya menyampaikan pesan cinta dan  yang dengan Sang Bintangnya menemani malam pertamaku. Yah malam pertamaku menyatu dengan alam malam. Malam pertamaku bersahabat dengan Tuhan Semesta Alam. Malam pertamaku menyatu dengan dunia baru.” Sang manusia mungil menyulam kata dalam tidurnya yang lelap malam pertama, dalam balutan tangan penuh cinta ayah dan bunda.”

 

Aku adalah manusia bebal

Yang tersentuh jutaan angin malam

Tanpa tersadar akan arti sebuah kefitrahan

Karena sebuah peradaban

 

 

Bagiku, aku tak ingat malam pertamaku, namun sang alam malam memberiku pelajaran tanpa uang akan kearifan, kebijakan, kerendahan hati dan kefitrahan diri yang terlupakan oleh peradaban yang tersingkirkan oleh duri dunia yang berkamulflase dalam keindahan dunia. Dan bagiku alam malam membawaku untuk kembali kepada kearifan kebijakan kerendahan hati dan kefitrahan diri yang kemudian mengajakku bersahabat dengan Sang Pemilik Kubah Raksasa.

 

January 2008,


Blog EntryUjian Sebuah KetulusanJul 8, '07 1:23 AM
for everyone

TULUS? apa itu? makanan kah ? dari kamus yang saya dapat TULUS adalah berasal dari hati, bebas dari kepura-puraan atau kecurangan. Sekali lagi tulisan dibawah, hanya sekedar pemikiran saya yg bisa saja salah menurut Anda.Saya hanya ingin berekspresi sebagai penghargaan terhadap segala peristiwa, sebagai upaya menyelamatkan kata-kata saya yang terpendam dan menjadi "hancur" karena keterbatasan ruang berekspresi.

Apa yang terjadi jika Anda benar-benar tulus mencintai seseorang?

Apa yang terjadi jika Anda benar-benar bekerja setulus hati?

Apa yang terjadi pada Anda jika apapun yang Anda lakukan / siapapun yang Anda ajak berinteraksi Anda lakukan dengan tulus, tanpa kepura-puraan dan maksud lain?

Jika Anda tulus apakah berarti Anda tidak boleh punya maksud lain  ( yg baik, yang tidak sepihak, baik bagi dia dan kita, bagi pekerjaan yag kita lakukan dan bagi kita?) bukankah semua yang kita lakukan selalu ada maksud?entah buruk atau baik itu urusan ANda, karena saya membahas TULUS tentu maksud baik.

JIka TULUS itu berarti tidak mengharap apa-apa? lantas buat apa kita berbuat demikian? dengan TULUS Anda mungkin mengharapkan Anda jadi lebih baik, bukankah itu juga sebuah harapan? dengan TULUS mungkin ANda mengharapkan teman / kolega yang mau bekerja sama dengan Anda, harapan juga kan?

Dari setiap aksi selalu ada reaksi! itu ilmiah!! lalu sebuah AKSI yang namanya TULUS, apakah REAKSI-nya?

Ada dua REAKSI yang mungkin bisa muncul dilihat dari sudut pandang saya orang awam dalam hal ini yang mungkin , mungkin sedikit saja dari ciri2 kepribadian seseorang,  tapi selebihnya hanya berdasarkan pengalaman dan hati nurani saya saja.

Reaksi Pertama :

Anda akan menuai bunga, menuai cinta, menuai kenaikan gaji, posisi dll. Sebuah harapan baik dari ketulusan yang akhirnya bisa didapat, dan Anda akan bicara "Itulah hasilnya jika Anda tulus."

Reaksi Kedua:

Anda akan menuai tikaman, celaan, hinaan, dll. Sesuatu yang tidak ada harapkan dari ketulusan yang Anda lakukan, dan Anda akan bicara "Kenapa?? apa yang salah?? aku sudah tulus?" dan Anda mulai menghakimi diri sendiri.

- secara kiasan = cairan apa yang sudah saya masukan ke dalam AKSI saya sehingga REAKSI-nya tidak sesuai dengan yang diharapkan?

Tanggapan akan REAKSI yang GAGAL bisa bermacam-macam, dan saya memandang dari sudut pandang kepribadian seseorang yang jelas-jelas ada empat ; Sanguine, Choleric, Melancholic, dan Phlegmatic. ( posting saya dirangkum dari sebuah buku Personality Plus for Parents : sayangnya saya belum merangkum Choleric dan Phlegmatic. http://lu2ari.bravejournal.com/archive/08/23/2006 Ada yang bilang begini :

"Ah cuek aja."     "Ah, nggak usah dipikiran, enjoy aja."   "Aduh kenapa ya? kok jadi begini?"     "Apa salah saya ya?"    "Take it easy." dll.

1. Sanguine

Ketika sang Sanguine telah dengan TULUS melakukan sesuatu, dan GAGAL. Reaksinya nmungkin dia akan berkata " Seharusnya tidak GAGAL, saya kan sudah pasti memasukan "cairan" yang benar, pasti ada yang salah dengan tabungnya ( teman, cinta, pekerjaan, dll saya ibaratkan- sebuah media "Experiment" tabung dan cairan kimia.)

Positive-nya - Sang Sanguine yakin kegagalan bukan darinya, karena dia sudah berusaha dan mempertimbangkan. Sehingga dia punya Percaya Diri

Negative-nya - Terkadang Sang Sanguine bisa jadi tidak bisa menganalisa kesalahannya karena tidak berfokus pada dirinya.

2. Choleric

Sang Choleric mungkin akan bereaksi diam atau dia akan bilang "Aku nggak mau TULUS lagi." intinya dia "trauma" dan patah semangat karena REAKSI dari AKSInya tidak membuahkan hasil.

Positive-nya : Aksi Diam kadang lebih baik karena Sang Choleric bisa evaluasi diri.

Negative-nya : Patah semangat bisa merubah Sang Choleric menjadi orang yang kaku dan tidak mau lagi mencoba. Artinya Kreativitas bisa Vacuum

3. Melancholic

San Melow mungkin akan bereaksi "Kenapa ya?? aku salah apa? aku sudah TULUS?" intinya dia akan menghakimi diri sendiri, merasa dia sendiri dan kemudian dia jadi down.

Positive-nya : Sang Melow, bisa menganalisa kesalahannya karena dia berfokus pada diri sendiri.

Negative-nya : Aksi "down", "stress" dan menghakimi diri sendiri bisa menjadi boomerang baginya.

4. Phelgmatic

Sang "Santai" si phlegmatic mungkin akan bereaksi " hmm, sante aja. Besok dicoba lagi." Intinya dia cuek karena dia menganggap dia bisa mencoba dan coba lagi.

Positive : Aksi santainya bisa membuat Sang Phlegmatic jauh dari stress, sehingga semua tampak "baik-baik saja" seakan tak ada hal yag "genting"

Negative : Aksi santainya bisa membuat dia tidak peka.

Jadi GAGAL adalah sebuah REAKSI yang harus diterima dari AKSI yang namanya TULUS. Anda sang experiment AKSI harus menerimanya sebagai UJIAN. UJIAN untuk menjadi lebih bijaksana, UJIAN yang terus akan Anda jalani selama Anda masih bernafas, UJIAN sulit yang artinya Anda harus siap GAGAL, siap KECEWA, siap DIHINA, siap DICELA, dll. Tetapi semua adalah sebuah UJIAN berharga yang bisa merubah Anda menjadi manusia yang"seutuh"nya yaitu manusia yang tidak cuek akan dirinya sendiri dan orang sekitar atau masalah yang dihadapi sehingga dia bisa belajar,  manusia yang bisa menganalisa kesalahannya dan bukan hanya pada orang lain, manusia yang mengandalkan lebih kepada logika daripada perasaan pada saat-saat tertentu, manusia yang bisa mengambil tindakan tegas dan tangkas jika gejala REAKSI yang Namanya GAGAL muncul sehingga bisa mencegah GAGAL itu semburat keluar "membunuh" kreativitas Anda.

Intinya GAGAL adalah RESIKO / REAKSI  dan UJIAN dari sebuah AKSI yang namanya TULUS dan Anda harus menyikapinya dengan menggabungkan keempat kepribadian jadi satu. Intinya lagi jangan pernah berhenti mencari TULUS, jangan pernah berhenti "menikah" dengan yang namanya TULUS meski Anda akan menuai banyak KeGAGALan. Mungkin kata-kata saya diinspirasi oleh seorang novelist Inggris - John Creasey yang TULUS menulis naskah novelnya yang menerima 753 surat penolakan ( 753 kali kegagalan) sebelum menerbitkan 564 buku (buah dari ketulusan). Thomas Alva Edison yang mendapat REAKSI - GAGAL 1000 kali sebelum akhirnya milyaran orang benar-benar Berhura-hura menikmati hasil keTULUSannya. Sama dengan berteman, TULUS lah, meski Anda GAGAL belasan kali menemukan sahabat sejati. TULUS-lah mencintai meski Anda GAGAL berkali-kali menemukan cinta sejati. TULUS-lah dalam segala hal, meski Anda GAGAL berkali-kali. Pada saatnya nanti ke TULUSan akan berbuah MANIS meski buah itu baru akan Anda nikmati berpuluh-puluh tahun kemudian.Ya ini sih sekedar analisa saya, pengalaman saya, pengalaman orang-orang yang menjadi sumber inspirasi saya orang awam.

 

A simplification might be that a Choleric likes it "my way", a Melancholy likes it "the right way", a Sangine likes it "the fun way", and a Phlegmatic likes it "any way

myspace layouts, myspace codes, glitter graphicsHappy Sunday All, sekalian mohon pamit tidak mengeMP for sometimes, tap insya Allah tetap bisa kunjung "rumah" teman-teman. See you

PS: sebenarnya tulisan saya ini diinspirasi dari "teman" "sinting" saya yg berhasil "merecoki" pikiran saya, yang berhasil "memasukan" "cairan" kimia yang "meledakkan" "tabung" saya, yang saya tulis di "Curhat Pertama Saya" dan berujung ke "Mohon Maaf". Waktu itu karena EGO dan EMOSI saya GAGAL mempertahankan dinding KeTULUSANan saya. Kini saya kembali kepada keTULUSan itu, Insya Allah.

Lu2Ar

Related Links :

Sanguine : http://lu2ari.bravejournal.com/archive/08/15/2006

Melancholic : http://lu2ari.bravejournal.com/archive/08/23/2006

http://en.wikipedia.org/wiki/Personality_Plus

http://armchair_academic.homestead.com/PersonalityComp.html

For my friends who speak English; check my diary online on bravenet soon ( just in case you are interested.)


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help