Lulu 's posts with tag: peristiwa
It was the 715th anniversary of my city, Surabaya yesterday. "Sparkling Surabaya" becomes the motto of the anniversary, which means the city was enlightened by colorful lights. It was totally crowded that night when I went out. Okay, I didn't went out to celebrate the anniversary, yet to meet up someone, one of multipliers in my contact. Having an account in Multiply gives you some advantages and of course disadvantages , yet I won't talk about the disadvantages ones. 1. You are used to writing, expressing your thoughts ( hopefully in an appropriate manner) and sharing things with the ones you trust. Or I should say you are free to write anything you want ( but be wise, I guess) have you ever heard a saying " Sometimes it is wise not to tell" ? so, it's all up to you whether or not you wanna speak out aloud to public.  2. Having new acquaintances, and if you click they might be your friends, even best friends. 3. Learning new things from people either those who share the same languages or who don't share the same languages as you ( if you get contacts from different countries) Those are just some Let's back to what happened last night; I met up with a contact ( another multiplier in my contact list) Mbak Lia from Jakarta. (I have already met some of my contacts though.) but we didn't take photos, I guess we were too busy to eat and talk? To me, it's always great to get the chance to meet new people; you learn something about them and you learn something about yourself too. So I guess, it's not something wrong to express my heartfelt appreciation to those who put a smile on my face , is it?. Thanks Mbak Lia ( semoga semua baik2 aja disana ya mbak Lia) Here are some of my "Kopdar" http://luluone.multiply.com/photos/album/75/Postingan_Sambung_Menyambung http://luluone.multiply.com/photos/album/78/Black_And_White_Went_Out_Together_Edisi_Kopdar_ and few others, but we didn't take any pictures . Okay then I will leave you with today's theme song. I won't get bored to tell if you know the song, come on sing along! "When I was just a little girl, I asked my mother what would I be? Will I be pretty? will I be rich, here's what she says to me; quee serra2 ( hmm while singing, I am wondering how to spell the words) whatever will be will be" Addendum: "Kopdar" is an abbreviation of "Kopi Darat" a term used to mean a meeting with people whom you only know offline then you decide to meet them face to face. This is the funny thing, literally kopi means Coffee while Darat means Land, Can you imagine Coffee and Land put together and become new phrase and meaning? Perhaps this is because of the habit people do while meeting; they drink coffee while talking. These abbreviated words are common here; people get used to combining two words together, one of the example is "kopdar" tell me if you are interested in any other examples. Perhaps this habit becomes more and more common as cellphones and texting are also becoming more and more usual. ( Is this some kind of breakthrough in linguistics? well, that needs research in depth, hehehe) Love and much love Lu2Ar
Assalamualakum, salam sejahtera.... Sebenarnya saya sudah niat posting ini luaamaa buangeti, tapi kala itu, koneksinya "hancur lebur" jadi misi postingan gagal. PR 2008 yang lagi booming like flowers bloom ini mengingatkan saya akan guru2 saya waktu TK sampai SMA... lho kok kuliah gak dimasukan? soalnya waktu kuliah saya cuma mikirin thesis thesis dan thesis beside, status mereka pengajar ( ya cuma ngajar aja) tapi kalu jenjang bawah adalah pendidik ( mengajar dan mendidik terutama perilaku kita.) Ini tentang guru2 yang saya anggap well they left such great memories in my mind...Plus, saya tuh orangnya suka nulis apa aja kalu lagi mood, hehe. TK Ibu Endah - Cuantik, and seksi Yah, kecil2 dah tahu seksi! anyway, she was such a friendly teacher that I felt comfortable with her. Waktu beliau menikah saya diundang and do you know what? she took jasmine on her hair and gave it to me. Aku simpan berhari2 tuh bunga sampe layu dan hilang baunya, I guess it was the first time I smelt jasmine, I was still 5 back then. SD ( dari 3 SD yang berbeda, saya dulu pindah2 dari Semarang, Bogor ( dua tempat berbeda) ) SD di Semarang SD lamper kidul 1. Ibu Kiswati Galak! at least sama saya aja; dulu pernah kejadian teman gendut saya gangguin saya ya singkat cerita ibu Kiswati yang tahu saya di gangguin saya didiamin aja. Ya sut lah! saya sedih juga sih tapi untung saya cuma sebulan di SD lamper kidul karena harus pindah ke SD Pedurungan Semarang, cuma disini saya nggak terlalu lama cuma setahun trus pindah ke kota yang dingin, kota BOGOR SD di Bogor ( SD Sukadamai- Perumahan Budi Agung) 1. Pak Sam - beliau guru olahraga sekaligus pemandu pramuka. SD saya ini lokasi TEPAT sekali didepan rumah saya, jadi enak banget saya; kalau jam istirahat saya selalu pulang dan liat TV ( breaking timenya 15 menit kalu ada olahraga 30 menit ( bisa mandi dulu kadang2 diriumah), Sore itu, puannas sekali dan saya rada males ikutan Pramuka kenaikan tingkat dari Siaga ke Penggalang. Nah saya kan suka intip2 dari jendela, padahal riben lho jendelanya! alias gelap tapi kali saya pas nongolnya salah entah gimana Pak Sam liat saya trus langsung deh tunjuk2 tangan seolah bilang " hayo Lu, keluar!!" hehe tapi saya sembunyi soalnya Pak Sam ini datang kerumah. "Ma, bilang saya nggak enak badan" begitu pesan saya pada mama. Akhirnya saya berhasil jadi anak "bandel" alias bolos Pramuka! Pak Sam juga nggojlok ( mengerjai) saya habis2an. "Baik sekarang silahkan kalian ikuti peta dan tulis 10 hal menarik yang kamu jumpai." ya udah saya dan the group sedap malam berkelana, dan akhirnya waktu berkumpul membacakan 10 hal menarik didepan teman2, Pak Sam ambil kertas saya dan dibaca keras2 "Ada kotoran anjing disebelah saya." semua pada ketawa!! trus Pak Sam panggil saya, "Masa sih Lu, kamu nggak ngarang?" dalam hati saya "wah bener kok emang ada yang bau2 deket saya waktu saya mau cari 10 hal yang menarik." 2. Ibu Anna - Wali kelas Ibu Anna ini buaek sekali sama saya; gambar saya sering dipajang ditembok sebelah tempat duduknya. Ternyata dunia itu kecil ya; Orang tua ibu Anna kenal sama nenek kakek saya! oh alah bu! Anaknya yang namanya Lisa sering main kerumah kalu istirahat sering tidur2an dirumah saya juga. hehe kalu SMP terus terang saya biasa aja, SMP 1. Pak Barudi - Bahasa Jawa wuaaaah sereeeeem!!! nek ra iso aksoro Jowo, mati kowe! ( kalu nggak bisa aksara jawa, tamat riwayat deh!!) saya waktu itu kelas dua SMP 9 SUrabaya, nah saya itu baru pindah dari Pontianak, Kalimantan Barat, logat aja masih kecampur Melayu, trus ada pelajaran jawa yang cuma setahun saya pelajari, ya Lupa!! nah waktu beliau selalu anak disuruh maju satu persatu tulis aksoro Jowo , pas kebagian saya "Kling Kling" wow I was saved by the bell!! itu nggak cuma sekali tapi berkali-kali, heheh lucky me!! SMA 1. Pak Gultom - Fisika dan Batak He never smiled! tapi bener itu, beliau mahal banget senyumnya. Kalau mengajar selalu tegang meskipun jelas juga sih ngajarnya. Yang khas tentang beliau adalah cara marahnya; Pak Gultom " Andy maju, kerjakan nomer1" Si Andy tidak bisa, terus pak Gultom bilang " Kucingpun tahu itu, masak soal begitu tidak bisa." atau "Tembokpun tahu itu." Ulangan anak2 selalu dibagikan dengan cara menghamburkannya kelantai sambil terus bilang "Kamu mau jadi apa?? kucingpun tahu itu soal begitu. Masak kucing lebih pintar," sebenarnya lucu juga sih tapi mana ada yang berani ha ha hi hi. Untung2 saya nggak pernah disuruh maju!! 2. Pak Mardi - Karawitan Dulu di SMU Trimurti, surabaya, sampai sekarang ada dua pilihan untuk kesenian : tari or karawitan. Singkat cerita, saya pilih Karawitan ( seni bermain gamelan). Beliau juga nggak pernah senyum, entah kenapa ya. Kalau kita buat salah beliau selalu bilang "Kamu ! asal nabuh, kamu tahu gamelan itu buatnya pake puasa kamu seeenaknya." atau kalu nggak waktu kita main lagu "Landrang Kebo Giro" ( lagu temanten - pengantin) dan pas ada yang slendro alias salah notenya, beliau langsung gebrak papan tulis dan lempar kapur kearah anak yang salah. Sebenarnya saya hampir dimarahi waktu saya main kenong ( kalu nggal salah) tapi kali wajah saya melow ya, hehe beliau nggak bilang apa2, jadi supaya nggak kena marah, begitu jam kesenian berbunyi saya langsung lari keruang karawitan dan mengambil penabuh saron / peking ( dua gamelan yang puaaaaling gampang.) 3. Pak Sadomdjo _ Guru PPKN Nah yang ini lain! beliau si SH - Sarjana Hukum, murah senyum, tapi sangat tegas; gini nih cara beliau bilang ke kita2 "Anak, harus bisa mengamalkan Mars Trimurti ( cakap, rajin dan bertanggung jawab) " "Anak, harus menghargai sejarah" dan kalu ulangan beliau langsung model mencongak alias ditulis jawabannya saja dan itu cepat sekali, nggak ada waktu banyak untuk mikir! Biasanya beliau suka membahas hal2 yang lagi in, berita terkini. "Letakkan pensilnya" ini berarti ulangan harus segera dikumpulkan dari belakang "Letakkan pensilnya!!" kedua kali kalu ada anak yang masih menulis, langsung bilang "Nak, nak kamu, ya kamu, coret nomer terakhir!!" wwaaah mampus deh! 4. Ibu Isti- Matematika Guru yang sangat perhatian sama saya. Kalau sedang marah, dan saat anak tidak bisa menjawab soal2 Math, dia biasanya akan menarik tali BH dari belakang kalu yg mengerjakan cewek dan selalu bilang "Kamu SMA mbenjeng ya mosok soal begitu nggak bisa?" ( SMA mbenjeng - SMA pinggiran). Saya sering dipangill kedepan tapi bukan buat ngerjakan soal, melainkan diajak omong2 singkat cerita beliau tahu saya sakit dari dulu, dan saya surprise beliau ternyata mencarikan saya dokter, diluar kelas beliau dan saya kadang2 bercakap2 tentang saya dan dia, tapi tetep lah nilai math saya jelek diraport! hehehe I was not expecting it to be better either. 5. Ibu Hadi - Kimia Sukanya cubit dekat ketiak kalu nggak bisa. Brother saya dulu jago kimia, hehe saya yang dong dong dong kalu sudah soal hitung menghitung! otak IPS sih saya, nah kalu saya disuruh maju pasti bilang begini "hayo, Lu, masnya aja bisa, adiknya masak soal begitu nggak bisa." dalam hati ya gak bisa disamakan dong bu. Tapi cara beliau mencubit dekat ketiak bukan kekerasan fisik, buktinya anak2 merasa "senang" aja dan itu yg membekas di hati mereka sampe sekarang. 6. Ibu Har _ Ekonomi "Pake baju kok pateng pecotot" - Pake baju kok ketat sampe kelihatan seperti lemper yang nggak jadi. kalu ada anak khusunya perempuan yang baju SMAnya ketat banget rok mini gitu deh, langsung bilang begitu! 7. Pak Usmani Haryono - Sociology dan Anthropology - wali kelas saya dulu "Lu, kamu yang dulu di 10 november kan?" 10 november itu adalah kursusan LBB di Surabaya, waktu saya SMP saya ikutan LBB 10 november, trus kelas 2 SMA, saya diajar pak Usman, Sontak saya kaget, "Iya, pak, lho kook tahu?", "Iya saya pernah liat kamu dulu." waaah kaget, saya kok merasa nggak pernah ketemu pak Usman ya, tapi beliau ternyata ingat saya, hehe GR juga sih, mana ganteng dan muda lagi orangnya:D. yang terakhir yang berkesan adalah ... 8. Pak ... hmm lupa .. tapi biasa kita panggil Mr. Help ( baca - helep) tahu nggak kenapa dibaca begitu? padahal kan harusnya satu suku kata saja.. gini nih, beliau ini selalu bilang " Please, help ( baca : helep) me erase the board!" dan setiap pelajaran Inggris, selalu saya yang disurh maju " Please, help ( baca : helep) Lu..." mungkin udah sebelum saya masuk ya, beliau dipanggil Mr. Help ( baca: Helep) Nah ya udah deh, Nostalgilanya sampe disini dulu.... Lu2Ar
| Start: | Nov 10, '07 01:00a | | End: | Nov 10, '07 02:00a | | Location: | here there everywhere = Indonesia merdeka |
Tanggal 10 November hari Pahlawan!! Tanggal 10 November hari Pahlawan!! Murid saya bertanya apa pentingnya belajar sejarah - nggak penting sepertinya ( saya bukan guru sejarah sebenarnya agak geram juga) Kemudia saya jawab " Dengan sejarah kamu akan memiliki sense of belonging akan merasa memiliki Indonesia dan merasa terpanggil untuk menyelamatkan Indonesia ( misal menyelamatkan nama Indonesia ). Dengan belajar sejarah, kamu akan merasa menjadi bagian dari warga negara dan dengan sejarah, kamu bisa belajar untuk menjadi yang lebih baik." Pernah lagi saya bertanya tentang apa yang akan mereka lakukan di Hari Kartini, jawabnya "Kapan ya Hari kartini?" - "OH My! bagaimana ini?" ( pikir saya dalam hati) Upacara bendera tidak lagi ada hanya pada 17 Agustus saja- itu disebagian sekolah. Bagaimana mereka akan bisa menghargai bendera Indonesia dan yang paling penting nih memiliki sense of belonging - rasa kecintaan yang dalam, jika Upacara Bendera hanya setahun sekali? Yang buat saya bangga adalah; pada saat saya berkendara di jalan raya, banyak sekali mobil dan motor yang menempelkan stiker bendera Indonesia atau menempelkan gantungan bendera Indonesia pada mobil2 mereka. Tidak mengerti sejarah? nggak pa pa yang penting sense of belonging itu ada, baik lagi kalo ditunjukan. Salut buat mereka Pernah saya bilang begini "WIh keren dimana ya mereka beli bendera mini Indonesia? ( bendera yg bisa buat hiasan - saya belum menemukan sampe sekarang)" terus kommentar seseorang "Ih masak dikasih bendera" entah serius atau nggak saya cuma tersenyum simpul dan mengomtari dengan bercanda. Perjuangan arek2 Suroboyo memperjuangan kemerdekaan Indonesia. Ayo deh tundukan kepala barang semenit aja- doain mereka yang udah kasih kita segala fasilitas ini. kalaupun Anda di luar negeri dan menikmati fasilitas luar negeri yang mungkin 100 persen lebih baik dari kita, setidaknya Anda pernah tinggal di Indonesia,dan setidaknya "sense of belonging" itu masih ada, so nggak ada salahnya kan barang semenit aja doain buat para pahlawan kita tanggal 10 November jam 10 pagi waktu Indonesia, okay? thanks ya "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya." ( Bung Karno, kalo nggak salah ya) Lu2Ar MERDEKA !!
sebenarnya masih lumayan foto yg dari Jogja hehe dasar turis Jepang ( asia) suka foto2 .. itu katanya lho. I was back to Surabaya already two weeks ago, hmm August 17th. but I just wanted to keep the stories and photos not only in my mind but also here. I think on the third week, we visited Affandi museum. Affandi was one of the most famous Indonesian painter ever. The location of the little museum is a bit difficult to trace as it is near to jalan solo if I am not mistaken. Jalan solo is not only a name of a street; jalan solo is jalan (street) that links Jogja to Solo ( a city). Having come to the place, we direcly went to the first gallery where some of Affandi's most famous paintings are displayed. In the first room, there is also his antique car displayed there. It has been modified though. I admire some of his paintings, which describe his deepest feelings about his wife and family. Near the first room, there are the tombs of Affandi and his wife; my cousin took the photo! but I tend not to post it here; it is not that I am afraid or something like that, but well I guess posting such things are not my thing, if you know what I mean. Speaking of the decoration, I'd say it is simple but quite nice. We actually expected that the museum would be much and much better than this. The second gallery is where the paintings of Affandi's wife are displayed. I'd say his wife was also very talented and had a bit different taste compared to Affandi. There are also some paintings of Indonesian children when they joined "In Memory of Affandi" painting competitions; very nice. They are even sold with reasonable prices. Oh sorry I also need to mention that 1700 out of 2000 Affandi's paintings are sold On the second floor in the second gallery, there is a circular stair that brings us to upper part of the building. It's pretty nice looking at the view of the street up here. In front of it; there is a big old tree, but I'd say it looks artistic. Near the stairs there is a cafe called cafe loteng where you can sit and relax there, but we did not relax there as we still had some places to visit. What we expect that we hope this museum is NOT only a museum, but it is something like our appreciations to the outstanding Indonesian painter that had brought Indonesia to the international ( European countries). Personally, I hope this museum will be reconstructed into more architectural building, so many people want to drop by and learn at least a little bit ( better than nothing) Thanks to my cousin who has shown us this place! Photo will folllow if you dont get bored!! Lu2Ar Link http://www.trulyjogja.com/index.php?action=news.detail&cat_id=1&news_id=842 About the place, please go there- written by my cousin Dee
 Perhaps, only few who know that this temple DOES exist. It is located up the hill of Jogja. We felt lucky that we managed to visit
this temple. Thank you so very much to my cousin who showed this temple to us. The "unknown" temple is located in Sambirejo Village. That's why we call the temple Sambirejo temple. There are many temples in this village, and we only visited some. II call it "unknown" as it is not mentioned in the travel-guide book from www.lonelyplanet.com Indonesian version. (the book is popular among tourists who want to explore Indonesia.) When we went there, a villager came to us and asked us to fill the "guestbook". Having read the guestboook, I was a bit surprised knowing that there have been quite many visitors ever visited this temple, but mostly they are from abroad. I guess they are some hikers as the location of the temple is really up the hill, so I can understand that sometimes people feel lazy to visit this temple. I inside the temple, you can see a water-fountain look alike thing, perhaps thousands years ago, people in the era used it to gather some water. According to many people and my cousin too, people in the era used yolk to join one stone to another stone. Phew! that must have been a lot of work. What kind of technology they used? nobody knows. I'd say "simple" technolog in my era, yet "modern" in their time. Overall, the temple is in a quite good condition. The surrounding seems to be well maintained. Looking Jogja city in the temple is possible and it gives you an amazing view of Jogja city. I am not sure whether Kesultanan- Hamengkubuwono knows this temple, perhaps he does. There are many unknown temples in Jogja. I'd say that Jogja is called a thousand-temple city as there are many temples can be found here in Jogja. Have you ever wondered how they managed to build such strong temples?? Should you neeed any information about how to get to this temple. PM me! Lu2Ar
TULUS? apa itu? makanan kah ? dari kamus yang saya dapat TULUS adalah berasal dari hati, bebas dari kepura-puraan atau kecurangan. Sekali lagi tulisan dibawah, hanya sekedar pemikiran saya yg bisa saja salah menurut Anda.Saya hanya ingin berekspresi sebagai penghargaan terhadap segala peristiwa, sebagai upaya menyelamatkan kata-kata saya yang terpendam dan menjadi "hancur" karena keterbatasan ruang berekspresi. Apa yang terjadi jika Anda benar-benar tulus mencintai seseorang? Apa yang terjadi jika Anda benar-benar bekerja setulus hati? Apa yang terjadi pada Anda jika apapun yang Anda lakukan / siapapun yang Anda ajak berinteraksi Anda lakukan dengan tulus, tanpa kepura-puraan dan maksud lain? Jika Anda tulus apakah berarti Anda tidak boleh punya maksud lain ( yg baik, yang tidak sepihak, baik bagi dia dan kita, bagi pekerjaan yag kita lakukan dan bagi kita?) bukankah semua yang kita lakukan selalu ada maksud?entah buruk atau baik itu urusan ANda, karena saya membahas TULUS tentu maksud baik. JIka TULUS itu berarti tidak mengharap apa-apa? lantas buat apa kita berbuat demikian? dengan TULUS Anda mungkin mengharapkan Anda jadi lebih baik, bukankah itu juga sebuah harapan? dengan TULUS mungkin ANda mengharapkan teman / kolega yang mau bekerja sama dengan Anda, harapan juga kan? Dari setiap aksi selalu ada reaksi! itu ilmiah!! lalu sebuah AKSI yang namanya TULUS, apakah REAKSI-nya? Ada dua REAKSI yang mungkin bisa muncul dilihat dari sudut pandang saya orang awam dalam hal ini yang mungkin , mungkin sedikit saja dari ciri2 kepribadian seseorang, tapi selebihnya hanya berdasarkan pengalaman dan hati nurani saya saja. Reaksi Pertama : Anda akan menuai bunga, menuai cinta, menuai kenaikan gaji, posisi dll. Sebuah harapan baik dari ketulusan yang akhirnya bisa didapat, dan Anda akan bicara "Itulah hasilnya jika Anda tulus." Reaksi Kedua: Anda akan menuai tikaman, celaan, hinaan, dll. Sesuatu yang tidak ada harapkan dari ketulusan yang Anda lakukan, dan Anda akan bicara "Kenapa?? apa yang salah?? aku sudah tulus?" dan Anda mulai menghakimi diri sendiri. - secara kiasan = cairan apa yang sudah saya masukan ke dalam AKSI saya sehingga REAKSI-nya tidak sesuai dengan yang diharapkan? Tanggapan akan REAKSI yang GAGAL bisa bermacam-macam, dan saya memandang dari sudut pandang kepribadian seseorang yang jelas-jelas ada empat ; Sanguine, Choleric, Melancholic, dan Phlegmatic. ( posting saya dirangkum dari sebuah buku Personality Plus for Parents : sayangnya saya belum merangkum Choleric dan Phlegmatic. http://lu2ari.bravejournal.com/archive/08/23/2006 Ada yang bilang begini : "Ah cuek aja." "Ah, nggak usah dipikiran, enjoy aja." "Aduh kenapa ya? kok jadi begini?" "Apa salah saya ya?" "Take it easy." dll. 1. Sanguine Ketika sang Sanguine telah dengan TULUS melakukan sesuatu, dan GAGAL. Reaksinya nmungkin dia akan berkata " Seharusnya tidak GAGAL, saya kan sudah pasti memasukan "cairan" yang benar, pasti ada yang salah dengan tabungnya ( teman, cinta, pekerjaan, dll saya ibaratkan- sebuah media "Experiment" tabung dan cairan kimia.) Positive-nya - Sang Sanguine yakin kegagalan bukan darinya, karena dia sudah berusaha dan mempertimbangkan. Sehingga dia punya Percaya Diri Negative-nya - Terkadang Sang Sanguine bisa jadi tidak bisa menganalisa kesalahannya karena tidak berfokus pada dirinya. 2. Choleric Sang Choleric mungkin akan bereaksi diam atau dia akan bilang "Aku nggak mau TULUS lagi." intinya dia "trauma" dan patah semangat karena REAKSI dari AKSInya tidak membuahkan hasil. Positive-nya : Aksi Diam kadang lebih baik karena Sang Choleric bisa evaluasi diri. Negative-nya : Patah semangat bisa merubah Sang Choleric menjadi orang yang kaku dan tidak mau lagi mencoba. Artinya Kreativitas bisa Vacuum 3. Melancholic San Melow mungkin akan bereaksi "Kenapa ya?? aku salah apa? aku sudah TULUS?" intinya dia akan menghakimi diri sendiri, merasa dia sendiri dan kemudian dia jadi down. Positive-nya : Sang Melow, bisa menganalisa kesalahannya karena dia berfokus pada diri sendiri. Negative-nya : Aksi "down", "stress" dan menghakimi diri sendiri bisa menjadi boomerang baginya. 4. Phelgmatic Sang "Santai" si phlegmatic mungkin akan bereaksi " hmm, sante aja. Besok dicoba lagi." Intinya dia cuek karena dia menganggap dia bisa mencoba dan coba lagi. Positive : Aksi santainya bisa membuat Sang Phlegmatic jauh dari stress, sehingga semua tampak "baik-baik saja" seakan tak ada hal yag "genting" Negative : Aksi santainya bisa membuat dia tidak peka. Jadi GAGAL adalah sebuah REAKSI yang harus diterima dari AKSI yang namanya TULUS. Anda sang experiment AKSI harus menerimanya sebagai UJIAN. UJIAN untuk menjadi lebih bijaksana, UJIAN yang terus akan Anda jalani selama Anda masih bernafas, UJIAN sulit yang artinya Anda harus siap GAGAL, siap KECEWA, siap DIHINA, siap DICELA, dll. Tetapi semua adalah sebuah UJIAN berharga yang bisa merubah Anda menjadi manusia yang"seutuh"nya yaitu manusia yang tidak cuek akan dirinya sendiri dan orang sekitar atau masalah yang dihadapi sehingga dia bisa belajar, manusia yang bisa menganalisa kesalahannya dan bukan hanya pada orang lain, manusia yang mengandalkan lebih kepada logika daripada perasaan pada saat-saat tertentu, manusia yang bisa mengambil tindakan tegas dan tangkas jika gejala REAKSI yang Namanya GAGAL muncul sehingga bisa mencegah GAGAL itu semburat keluar "membunuh" kreativitas Anda. Intinya GAGAL adalah RESIKO / REAKSI dan UJIAN dari sebuah AKSI yang namanya TULUS dan Anda harus menyikapinya dengan menggabungkan keempat kepribadian jadi satu. Intinya lagi jangan pernah berhenti mencari TULUS, jangan pernah berhenti "menikah" dengan yang namanya TULUS meski Anda akan menuai banyak KeGAGALan. Mungkin kata-kata saya diinspirasi oleh seorang novelist Inggris - John Creasey yang TULUS menulis naskah novelnya yang menerima 753 surat penolakan ( 753 kali kegagalan) sebelum menerbitkan 564 buku (buah dari ketulusan). Thomas Alva Edison yang mendapat REAKSI - GAGAL 1000 kali sebelum akhirnya milyaran orang benar-benar Berhura-hura menikmati hasil keTULUSannya. Sama dengan berteman, TULUS lah, meski Anda GAGAL belasan kali menemukan sahabat sejati. TULUS-lah mencintai meski Anda GAGAL berkali-kali menemukan cinta sejati. TULUS-lah dalam segala hal, meski Anda GAGAL berkali-kali. Pada saatnya nanti ke TULUSan akan berbuah MANIS meski buah itu baru akan Anda nikmati berpuluh-puluh tahun kemudian.Ya ini sih sekedar analisa saya, pengalaman saya, pengalaman orang-orang yang menjadi sumber inspirasi saya orang awam. A simplification might be that a Choleric likes it "my way", a Melancholy likes it "the right way", a Sangine likes it "the fun way", and a Phlegmatic likes it "any way Happy Sunday All, sekalian mohon pamit tidak mengeMP for sometimes, tap insya Allah tetap bisa kunjung "rumah" teman-teman. See you PS: sebenarnya tulisan saya ini diinspirasi dari "teman" "sinting" saya yg berhasil "merecoki" pikiran saya, yang berhasil "memasukan" "cairan" kimia yang "meledakkan" "tabung" saya, yang saya tulis di "Curhat Pertama Saya" dan berujung ke "Mohon Maaf". Waktu itu karena EGO dan EMOSI saya GAGAL mempertahankan dinding KeTULUSANan saya. Kini saya kembali kepada keTULUSan itu, Insya Allah. Lu2Ar Related Links : Sanguine : http://lu2ari.bravejournal.com/archive/08/15/2006 Melancholic : http://lu2ari.bravejournal.com/archive/08/23/2006 http://en.wikipedia.org/wiki/Personality_Plus http://armchair_academic.homestead.com/PersonalityComp.html For my friends who speak English; check my diary online on bravenet soon ( just in case you are interested.)
|
|